pilpres yang telah dirumuskan oleh KPU sendiri. KPU pun merasa bersalah tidak menyatukan capres-cawapres dalam satu ruang debat.
"Kelemahan debat tidak mengatur capres dan cawapres bertemu, tidak ada satu sesi di mana capres dan cawapres saling berargumentasi bersama," tutur Anggota KPU, Andi Nurpati, saat berbincang dengan wartawan di Gedung KPU,
Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (16/6/2009).
Andi mengungkapkan hal-hal yang menurutnya terlewatkan dalam debat capres
dan cawapres yang akan digelar dua hari lagi.
"Saya tentu tidak akan mendengarkan apa visi misi capres dan cawapres terkait satu tema karena debat capres dan cawapres temanya berbeda," keluh
Andi.
Menurut Andi, capres dan cawapres adalah satu paket. Visi misi mereka menjadi perlu untuk dicermati kesamaan dan perbedaannya.
"Kita tidak akan mendengar visi misi mereka saat bersamaan padahal cawapres
itu wakilnya nanti kalau sudah terpilih," ujar Andi.
"Debat itu kan spontanitas pemikiran sesorang, ketika topiknya apa dan
capresnya berbicara, kita tidak bisa, mendengar tanggapan cawapresnya secara langsung," tegasnya.
(van/anw)











































