Penurunan billboard itu tepatnya berlangsung di depan Menara Kadin Indonesia, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Senin (15/6/2009).
Penurunan billboard berkaitan dengan Surat Keputusan KPUD DKI mengenai penurunan atribut kampanye bahwa pada Jumat 12 Juni adalah hari terakhir bagi tim kampanye pasangan capres dan cawapres untuk membersihkan alat peraga kampanye tersebut.
Pencopotan billboard kampanye SBY-Boediono sempat memadatkan lalu lintas dari arah Kuningan menuju Mampang. Sebab masyarakat sekitar melambatkan laju kendaraan untuk melihat aksi Satpol PP.
Kepala Dinas Trantib Pemprov DKI Jakarta Haryanto Bajuri mengaku tidak pilih kasih dalam mencabut atribut kampanye capres dan capres.
"Seharusnya yang menurunkan itu tim suksesnya. Tapi mungkin belum sempat karena kesibukan akhirnya kita yang menurunkan," ujar Haryanto.
Penurunan spanduk dibagi 3 regu:
Regu pertama akan menurunkan spanduk SBY-Boediono di Jl Mampang Prapatan, Tol Kebon Jeruk, Jl Rasuna Said, Jl Otista, dan di Depan STIT Otista III.
Regu kedua akan menurunkan spanduk Megawati-Prabowo di Jl TB Simatupang, Jl Kapten Tendean, JPO Kampung melayu, Jl Jati Negara Barat, JPO halte busway Slamet Riyadi, JPO Halte Busway Matraman, dan di Jl Gatot Subroto.
Sementara regu ketiga akan mencopoti spanduk dan banner JK-Wiranto di Jl Mampang Prapatan, Tol Kebon Jeruk, Jl Gatot Subroto, Jl TB Simatupang, Jl Otista, di depan STIT Otista III, dan depan RS Hermina Kampung Melayu.
(nik/iy)











































