"Ada salah satu seniman (Butet) yang mengatasnamakan seni lalu mengkritik di arena yang tidak pantas. Cara berkampanye demikian harus dihentikan. Ajarilah rakyat berkampanye secara damai dan beradab seperti Pak SBY," kata salah satu orator, Pamuji dalam aksinya di Bundaran HI, Jakarta, Senin (15/6/2009).
Selain menyerukan kampanye damai, para mahasiswa ini mendeklarasikan diri sebagai pendukung SBY-Boediono dan bersiap memenangkan pasangan nomor urut 2 dalam satu putaran. Untuk tujuan itu dibentuklah pengurus DPD Gema Saba DKI Jakarta yang terdiri dari para aktivis berbagai kampus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami akan mengkonsolidasikan semua kekuatan mahasiswa di kampus-kampus seluruh Indonesia untuk mengawal Pak SBY. Setelah ini kami akan road show seluruh Indonesia," papar Kordinator Aksi Jazim Jafar.
Sebelumnya, hampir bersamaan puluhan pekerja seni Jakarta menggelar aksi dengan tema sama. Bedanya, aksi pertama mendukung kreatifitas seni untuk apapun termasuk pada dunia politik. Beruntung, kedua massa yang berbeda pandangan tersebut tidak bertemu muka.
(Ari/yid)










































