Empat pejabat BUMN tersebut yaitu Komisaris Utama PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) Raden Pardede, Komisaris PT Pertamina Umar Said, Komisaris Utama PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) Tanri Abeng, dan Ketua Dewan Pengawas Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) Achdari.
"Hari ini ada 2 agenda, sidak ke percetakan surat suara di Bogor dan klarifikasi pejabat BUMN," kata anggota Bawaslu, Wahidah Syuaib, saat dihubungi detikcom, Senin (15/6/2009).
Menurut Wahidah, hanya 3 dari 4 pejabat telah bersedia dimintai klarifikasi. "Dari 4 pejabat, baru 3 orang yang menyatakan konfirmasi, Raden Pardede, Tanri Abeng dan Achdari," ujarnya.
Wahidah mengatakan, Umar Said dan Achdari dijadwalkan akan dimintai klarifikasi pada Senin ini. Sedangkan, Raden Pardede dan Tanri Abeng dimintai keterangan pada Selasa 16 Juni 2009.
"Untuk Achdari, bersedia dan diwakilkan stafnya. Sedangkan untuk Umar Said belum memberikan konfirmasinya. Tidak perlu disebutkan jamnya, saya khawatir nanti tidak jadi," kata Wahidah.
(aan/iy)











































