"Saya telepon. Sebagai ketua tim, saya berkewajiban bertanya. Kalau ada capres tertentu yang menekan, capres yang mana?" kata Hatta ketika ditemui wartawan usai melepas SBY untuk berkampanye ke Kupang, NTT, di Bandara Ngurah Rai, Bali, Minggu (14/6/2009).
Diceritakan Hatta, dirinya kemudian mendapatkan jawaban dari Karen bahwa isu tersebut sama sekali tidak benar. Sebelumnya Hatta mengaku telah melihat bantahan Karen itu di tayangan televisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kesempatan tersebut, Hatta juga menjelaskan bahwa Komisaris Utama Pertamina, Sutanto, tidak masuk dalam tim sukses SBY-Boediono.
"Pak Tanto tidak ada dalam tim resmi nasional yang saya pimpin," cetus Hatta.
(irw/iy)










































