Hal itu disampaikan Prabowo Subianto dalam acara dialog dengan kaum muda Kristiani di Ruang Serba Guna, Komplek Apartemen Robinson, Jakarta Utara, Sabtu (13/6/2009) malam.
"Kita bersyukur negara kita bukan negara agama. Semua agama sederajat untuk menjalankan agamanya sesuai dengan keyakinan masing-masing," kata cawapres pendamping Megawati Soekarnoputri ini.
Kecemerlangan lain, kata dia, adalah dipilihnya bahasa Riau (Melayu) sebagai bahasa persatuan. Meski suku Riau bukan mayoritas, para pendiri bangsa bisa dengan cemerlang memilihnya sebagai bahasa yang mempersatukan nusantara.
Pancasila, kata Prabowo, juga adalah kecermelangan yang dibuat para pendiri bangsa ini.
"Di dalam 5 kalimat, dasar seluruh kehidupan bangsa ini berdiri," jelasnya.
Menurut Prabowo, Pancasila dengan sistem nilai yang terkandung di dalamnya adalah yang terbaik bagi kehidupan bagsa ini. Ia khawatir, tanpa Pancasila kehidupan bangsa yang plural tidak bisa bertahan.
(lrn/irw)











































