"Ini membuat orang yang akan memberi dukungan moral dan finansial akan stop," ujar juru bicara JK-Wiranto, Poempida Hidayatullah dalam diskusi di Warung Daun, Jl Pakubuwono, Jaksel, Sabtu (13/6/2009).
Melihat hasil riset yang jauh berbeda dengan lembaga survei lain, Poempida pun mempertanyakan kredibilitas kedua lembaga survei tersebut. "Saya tidak mempertanyakan metodologi, tapi kredibiltas dan objektivitas lah yang kami pertanyakan," ujarnya.
Merespon hal tersebut, Ramadhan Pohan, anggota Tim Sukses SBY-Boediono mengatakan, biarlah semua penilaian dilakukan sepenuhnya oleh masyarakat. "Biar masyarakat yang menghukum (yang tidak kredibel). Biar mereka mati dengan sendirinya," cetusnya.
Sementara itu anggota Tim Sukses Mega-Prabowo, Hasto Kristiyanto, mengusulkan hendaknya lembaga riset yang didanai suatu pasangan tertentu tidak merilis hasilnya ke publik. Hal ini demi menghindari kekisruhan opini di ruang publik.
"Kami juga punya survei internal sendiri, tapi tidak kami umumkan. Karena fungsinya untuk evaluasi kami sendiri," pungkasnya.
(lrn/djo)











































