"Ada upaya untuk menggiring opini publik kalau pilpres harus berlangsung satu putaran dengan alasan efisiensi. Padahal ada capres-cawapres tertentu yang cemas menghadapi kemungkinan pilpres dua putaran," kata pengamat politik dari UI, Rocky Gerung, kepada detikcom, Jumat (12/6/2009).
Menurut Rocky, politik survei yang dijalankan salah satu pasangan capres-cawapres jelas sebagai penggiringan opini. Untuk itu, peran pers sangat penting untuk menyeimbangkan bandul komunikasi publik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebenarnya, lanjut Rocky, pilpres satu putaran atau dua putaran tidak lah begitu penting. Tentunya bia Pilpres bisa berjalan sukses dengan tidak ada kecurangan dalam prosesnya.
"Penyelenggaraan pilpres sebagai upaya menciptakan perubahan yang lebihย baik adalah pelajaran demokrasi paling utama. Itulah yang harus kita perjuangkan," pungkasnya.
(zal/ndr)










































