"Nggak mungkin TPS ditambah lagi, nggak ada aturannya, kalau kemarin kan sudah dihitung jumlah pemilih per TPS ditambah," tutur Anggota KPU, Andi Nurpati saat berbincang dengan detikcom di sela-sela kunjungannya ke perusahaan percetakan surat suara pilpres, PT Ganeca Exact, Cibitung, Bekasi, Kamis (11/6/2009).
Andi malah mempertanyakan mengapa hal ini dipermasalahkan. Menurut Andi, yang paling penting adalah pemenuhan hak pilih masyarakat.
"Sebetulnya masalahnya dimana? sepanjang pemilih terakomodasi. DPT-nya kan kita sudah usaha maksimal, tapi kalau masyarakat kurang proaktif juga susah," tutur Andi.
Andi pun akan segera mencari waktu untuk menjelaskan duduk persoalan masalah ini. Dengan demikian tidak ada lagi keluhan terkait jumlah TPS dalam pilpres bulan depan.
"Nanti kita jelaskan nanti, supaya semua pihak paham," jelasnya.
(van/mok)











































