Urut-Urutan Cetak Surat Suara Pilpres

Urut-Urutan Cetak Surat Suara Pilpres

- detikNews
Kamis, 11 Jun 2009 18:37 WIB
Urut-Urutan Cetak Surat Suara Pilpres
Jakarta - Pencetakan surat suara Pilpres tengah dilakukan oleh perusahaan-perusahaan yang menang tender. Bagaimana urutan pencetakan surat suara Pilpres ini?

Berikut runtutan proses percetakan surat suara pilpres hingga dibungkus rapat-rapat dan siap dikirim ke seluruh provinsi yang menjadi tanggung jawab PT. Dian Rakyat:

1. Dengan komputer, desain plat surat suara pemilihan presidenΒ  dibuat

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

2. Kertas plano berukuran 71 x 84 cm dengan berat 80 gram masuk ke mesin percetakan yang telah disetting dengan komputer gambar asalnya

3. Untuk kertas satu lembar kertas Plano tercetak 6 surat suara pilpres berukuran 23x27 cm

4. Surat suara kemudian disortir dua kali untuk memisahkan surat suara rusak dengan yang resmi digunakan

5. Setelah disortir, kertas plano dihitung bertahap, hitung manual dan hitung mesin

6. Kertas plano berisi 9 cetakan surat suara pilpres kemudian dipotong-potong menjadi 9 bagian surat suara pilpres

7. Surat suara dihitung kembali, dan dibungkus plastik menjadi dua versi, per 500 dan 2000 surat suara pilpres

PT Dian Rakyat merupakan perusahaan percetakan yang mendapat tugas mencetak 22 juta surat suara. "KamiΒ  mencetak 22 Juta surat suara untuk 6 provinsi, Bangka Belitung, Jambi, Bengkulu, Sumsel, Lampung, dan Banten, besok kita akan memulaiΒ  mengirim untuk Banten," tutur Direktur PT. Dian Rakyat, Herman Jakub, saat berbincang dengan detikcom di sela-sela kunjungan Anggota KPU ke PT. Dian Rakyat, Pulo Gadung, Jakarta, Kamis (11/6/2009).

Jacob kemudian mengunggulkan kinerja perusahaannya. Menurut Jacob, perusahaannya dapat menyelesaikan seluruh cetak dan distribusi lebih cepat dari target KPU yaitu 25 Juni 2009.

"Dengan 50 karyawan kami bagi 3 shif 24 jam, mesin plano kami mencukupi ada 9, sanggung memproduksi lebih dari 7 juta sehari," tutur Jacob. (van/yid)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads