"Saya akan memberi bantuan modal kepada pengusaha-pengusaha muda," ujarnya ujar JK di hadapan ratusan ribu pendukungnya, Kamis (11/6/2009).
Ucapan JK ini didasari pada perlunya proses kelanjutan generasi muda yang handal. Menurut JK, di zaman sekarang para mahasiswa harus mampu mandiri dan membuat usaha sendiri.
Dalam kampanye ini JK juga menyampaikan harapannya agar perolehan suaranya di Sulawesi Selatan melebihi tahun 2004 lalu yang mencapai 93 persen. "Kalau 2004 lalu saya jadi cawapres dapat 93 persen, maka saat saya jadi capres sekarang harus lebih dari itu," ucapnya yang langsung disambut riuh massa.
Lebih lanjut JK mengatakan, jika dia dan Wiranto terpilih mereka menjamin adanya harmoni bangsa. Hal ini mengingat asal usul keluarga mereka yang beragam.
"Saya orang Makassar, istri saya orang Padang, istri Pak Wiranto orang Gorontalo, dan Pak Wiranto adalah orang Jawa. Maka lengkaplah kami," ujar JK.
Sementara itu, dalam orasinya Wiranto menyebut JK sebagai ekonom sekaligus praktisi ekonomi yang handal mengurus negara. "Diperlukan ahlinya untuk memimpin bangsa ini. Yang dihadapi bangsa dewasa ini adalah persoalan ekonomi, dan Pak JK adalah ekonom dan praktisi," ucapnya.
Kampanye di Makassar ini diikuti oleh sejumlah tokoh Golkar dan tokoh partai lain seperti Drajad Wibowo (PAN), Lukman Hakim (PPP), Ryaas Rasyid (PDK), dan Tuti Alawiyah.
(sho/nrl)











































