Boediono: Pasar Tradisional & Ekonomi Syariah Akan Jadi Andalan

Boediono: Pasar Tradisional & Ekonomi Syariah Akan Jadi Andalan

- detikNews
Rabu, 10 Jun 2009 21:54 WIB
Boediono: Pasar Tradisional & Ekonomi Syariah Akan Jadi Andalan
Medan - Cawapres Boediono menilai pasar tradisional dan sistem ekonomi syariah menjadi target pemerintahannya jika terpilih dalam Pilpres mendatang. Keberadaan pasar tradisional tetap harus dipertahankan karena merupakan simbol ekonomi kerakyatan.

Pernyataan itu disampaikan Boediono saat berkunjung ke Pusat Pasar dan Pasar Sambas
di Medan, Rabu (10/6/2009), sekaligus merupakan hari terakhir dari dua hari kunjungannya ke daerah ini.

"Tanpa pasar tradisional maka pergerakan ekonomi tidak akan seimbang. Di sini semuanya ada. Mata rantai perekonomian sangat tampak di sini, mulai dari tempat produksi hingga proses penjualan," ujar Boediono.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikatakan pasangan Capres SBY ini, jika mereka terpilih nanti, langkah awal yang akan dilakukan adalah melakukan penataan pasar tradisional kembali. Namun dipastikan hal itu tidak akan membuat pedagang digusur ke lokasi yang tidak layak.

Dengan mempertahankan pasar, kata Boediono lagi, akan lebih efisien karena keberadaan pasar sudah ada sejak dulu jadi pedagang sudah mengetahui persis bagaimana proses kegiatan jual beli di sana. Berbeda dengan pasar modern yang memerlukan pembelajaran terlebih dahulu.

Di sisi lain, Boediono menilai, ekonomi berbasis syariah merupakan salah satu sistem
yang pasti menjadi opsi sistem ekonomi Indonesia. Menurutnya semakin hari sistem
syariah ini menunjukkan keunggulannya, apalagi pasca krisis global yang melanda
dunia.

Kemudian dari sisi resiko, sistem syariah lebih luwes dibandingkan sistem konvensional. Karenanya pembiayaan syariah harus didorong agar lebih baik lagi melalui perbankan syariah salah satunya.

Kedatangan Boediono ke pasar itu disambut meriah oleh pedagang. Pedagang langsung mendatanginya hanya sekedar ingin bersalaman. Ada juga sebagian pedagang yang memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan keluhan secara langsung. Pedagang berharap jika terpilih nantinya, keluhan itu bisa diselesaikan.

(rul/ndr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini