Beri Sambutan Deklarasi Pemilu Damai, Mega Sindir KPU

Beri Sambutan Deklarasi Pemilu Damai, Mega Sindir KPU

- detikNews
Rabu, 10 Jun 2009 20:49 WIB
Beri Sambutan Deklarasi Pemilu Damai, Mega Sindir KPU
Jakarta - Capres usungan PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri, menyindir Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang merubah-rubah jadwal deklarasi pemilu damai. Mega berharap KPU menjaga independensi dalam melaksanakan pemilu.

"Pada malam ini kita ingin membulatkan tekad bersama untuk mensukseskan pemilu 2009 yang semula dijadwalkan tanggal 10 pagi kemudian diganti tanggal 10 malam ini. Hal ini menunjukkan bahwa KPU tidak tegas dalam menyusun jadwal deklarasi pemilu damai ini,"" tutur Mega.

Hal ini disampaikan mega saat memberi sambutan dalam deklarasi pemilu damai di Menara Bidakara, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (10/6/2009).

Mega kemudian menyampaikan harapannya agar KPU dapat bertindak menjadi wasit yang fair dalam menyelenggarakan pemilu 2009 yang menyisakan pilpres bulan depan.

"Suksesnya pemilu tidak ditentukan siapa yang menang ataupun siapa yang kalah tetapi apakah pemilu diselelnggarakan dengan fair oleh insitusi penyelenggara yang netral dan tidak diintervensi," tutur Mega.

Mega juga menyampaikan keinginannya supaya KPU benar-benar memperhatikan hak pilih rakyat. Dengan demikian pemilu benar-benar menjawab keinginan rakyat.

"KPU dan pemerintah harus menjamin semua rakyat Indonesia memiliki kesempatan menggunakan hak pilihnya 8 Juli mendatang," tutur Mega.

Menurut Mega, azas pemilu tidak mengenal rekayasa. Pemilu harus diselenggarakan jujur, adil, langsung, umum, bebas, dan rahasia.

"Rekayasa apapun yang dialkukan siapapun adalah perbuatan kriminal politik yang mencederai hak rakyat," tutur Mega.

"Sukses pemilu ditandai dengan jurdil dan keterwakilan suara rakyat," tegasnya.
(van/anw)


Berita Terkait