"Komitmen Pak SBY yang akan meningkatkan kualitas pendidikan pesantren itu sudah cocok dengan keinginan serta harapan para kiai dan warga NU. Mereka ingin agar pendidikan pesantren tidak dianggap kelas dua dan didiskriminasi terus," kata Lukman kepada detikcom, Rabu (10/6/2009).
Menurut Ketua Tim Koordinasi Nasional PKB untuk Pemenangan SBY-Boediono ini, pesantren merupakan salah satu lembaga pendidikan tertua di Indonesia yang harus dilestarikan. Selain itu fakta sejarah menujukkan bahwa pesantren memiliki kontribusi penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan karakter Islam nusantara yang moderat dan arif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lukman menjelaskan, dengan komitmen peningkatan pendidikan pesantren itu, kepedulian SBY terhadap dunia pesantren sudah tidak terbantahkan lagi. Karena itulah, SBY pantas mendapatkan dukungan dari kiai dan warga NU pada Pilpres 2009 mendatang.
"Memilih SBY garansinya peningkatan peningkatan pendidikan pesantren. Insya Allah mayoritas suara warga NU akan ke SBY-Boediono. PKB sedang terus bergerak mengoptimalkan mesin-mesin politiknya untuk itu", tegas Lukman.
Sebagaimana diketahui, dalam acara silaturahim dengan KH. Sahal Mahfudz dan 5000-an kiai se-Jawa Tengah di Pati (9/6), SBY berkomitmen untuk mengembangkan dan memajukan pesantren agar kualitas pendidikannya setara dengan pendidikan lainnya. Dalam kesempatan itu Presiden SBY menyatakan kesanggupan dan komitmennya untuk berniat sungguh-sungguh memberikan ruang dan peran yang lebih luas dalam membangun dunia pesantren.
(yid/ndr)











































