JK datang ke Pasar Tanah Abang Blok A dalam rangka dialog 'Capres Turun ke Pasar' yang diselenggarakan salah satu televisi swasta, Rabu (10/6/2009).
Salah satu ibu pedagang mengeluhkan barang China yang masuk ke Indonesia dan menggeser barang lokal karena harganya yang jauh lebih murah.
"Payung ini laku keras tapi ini buatan China. Bisa nggak Bapak membuat dari dalam negeri yang jauh lebih murah. Ini juga rotan, kenapa nggak ada made in kita yang jual?" tanya pedagang itu sambil menunjukkan barang dagangannya dan disambut gerr pedagang lainnya.
Ada lagi ibu penjual baju muslim yang mengeluhkan merosotnya harga dagangannya.
"Rata-rata yang membeli di toko saya dari daerah. Jadi kalau pasar di daerah lesu, kami juga lesu. Saya meminta Pak JK mensubsidi pasar di daerah supaya tidak lesu dan kami pedagang Pasar Tanah Abang bisa laku," kata dia.
Ada pula padagang yang meminta tips menjadi pengusaha sukses. JK pun membagi tipsnya, yakni harus ulet dan selalu berusaha tekun dan jujur.
Namun ada juga yang mengaku barang dagangannya laku hingga ke Mancanegara.
"Saya punya toko 'Kerudung Jakarta'. Barang saya laku hingga ke luar negeri (Thailand, Malaysia, Brunei). Kenapa pakai nama Jakarta karena kerudung ini dari Indonesia. Saya jualnya mahal, saya bisa sukses karena saya lulusan S3," ungkapnya.
Mendengar ini JK hanya tertawa. "Ini bisa menjadi contoh bagi Ibu-ibu yang lain, bahwa menjual barang tidak selalu murah. Asalkan kualitasnya baik, sehingga bisa bersaing," kata JK.
Dalam acara itu JK ditemani istrinya Mufidah Kalla.
(nik/irw)











































