"Menteri agama itu untuk NU dan Mendiknas untuk Muhammadiyah," kata Presiden PKS Tifatul Sembiring dalam diskusi dengan media di sebuah rumah makan di Jl Warung Buncit, Jakarta, Rabu (10/6/2008).
Sayangnya Tifatul enggan memberi bocoran, mengenai jatah menteri yang didapat PKS. Bahkan saat dikonfirmasi mengenai jabatan Menkom Info yang akan diperolehnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia juga menepis isu bila PKS seolah-olah menjadi partai yang haus kekuasaan. "Power sharing jelas harus ada, dan politik memang untuk kekuasaan. Tapi bagaimana dengan kekuasaan itu bisa menciptakan pemerintahan yang bersih dan mensejahterakan rakyat," terangnya.
Dia yakin, kontrak politik yang telah ditandatangani dengan SBY pun tidak akan diingkari, meski dikhawatirkan akan ada pembonceng-pembonceng politik.
"Kita percaya, kontrak politik itu kita sepakati dengan kepercayaan," tambahnya.
Bagaimana dengan kader PKS, apakah sudah disiapkan untuk mengisi jabatan menteri? "Kita ada 300 orang lulusan Phd, dan mereka menguasai sejumlah bidang," tutupnya.
(ndr/iy)











































