KPUD DIY Sosialisasi Pilpres Lewat Film

KPUD DIY Sosialisasi Pilpres Lewat Film

- detikNews
Rabu, 10 Jun 2009 15:23 WIB
KPUD DIY Sosialisasi Pilpres Lewat Film
Yogyakarta - KPU Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melakukan sosialisasi pemilihan presiden (pilpres) melalui film. Diharapkan, dengan cara ini proses sosialisasi bisa langsung mengena pada semua masyarakat di berbagai tingkatan.

"Formatnya seperti film indie. Tujuannya agar lebih mengena dan masuk ke semua lapisan masyarakat di seluruh DIY," kata Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Humas dan Data Informasi, KPU DIY, Muhammad Najib kepada wartawan di Jl  Ipda Tut Harsono, Rabu (10/6/2009).

Menurut Najib film berdurasi selama 50 menit itu semua dikerjakan oleh tenaga lokal dari Yogyakarta. Artis-artis yang terlibat juga tokoh-tokoh lokal. "Semua disesuaikan dengan situasi dan kondisi lokal Yogya agar bisa langsung mengenai sasaran," katanya

Najib mengatakan pekan sosialisasi itu akan dilakukan selama satu minggu mulai tanggal 15-21 Juni 2009. Semua dilakukan serentak oleh KPUD Provinsi DIY dan seluruh KPUD kabupaten dan kota. Sebanyak 400 relawan berasal dari mahasiswa, LSM dan ormas ikut terlibat dalam program sosialisasi pilpres.

Diakui oleh Najib, meski secara teknis pelaksanaan pilpres lebih mudah dan sederhana dibandingkan dengan pemilu legislatif. Namun pihaknya tetap melakukan sosialisasi agar sasaran lebih menjangkau pada segmen masyarakat luas dalam memahami prosedur teknis pilpres 2009. Selain itu mampu mendorong kesadaran pemilih untuk berpartisipasi dalam tahap-tahap pelaksanaan pilpres.

"Memang lebih simpel tapi ada banyak perbedaan yang harus kita sosialisasikan misalnya kalau dalam Pileg mencontreng 2 kali itu tapi kalau Pilpres mencontreng 2 kali itu tidak sah," ungkap dia.

Najib menambahkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk pilpres nanti juga mengalami pertambahan sebanyak 29.136 atau 1,06 persen. Pada Pileg 2009 jumlah yang masuk DPT sebanyak 2.751  .761 menjadi 2.780.897. Sedang jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di lima kabupaten dan kota juga ada yang mengalami pengurangan dari
8.160 TPS menjadi 8.049 TPS atau berkurang 111 TPS.

Jumlah TPS yang paling banyak berkurang di Kota Yogyakarta dari 966 TPS menjadi 866 TPS atau berkurang 100 TPS. Kabupaten Bantul berkurang 3 TPS dari 2.138 menjadi 2.135 TPS. Kabupaten Kulonprogo berkurang 2 TPS dari 988 menjadi 986 TPS. Kabupaten Sleman berkurang 2 TPS daru 2.176 menjadi 2.174 TPS. Kabupaten
Gunungkidul berkurang 4 TPS dari 1.892 TPS menjadi 1.888 TPS.

"Ini kita lakukan untuk efisiensi, karena jumlah maksimal TPS Pilpres sebanyak 800 orang, Sedang saat pileg maksimal 500 orang," pungkas Najib.

(bgs/djo)


Berita Terkait