DPR Periode 2009-2014 Diperkirakan Akan Tetap Liar

DPR Periode 2009-2014 Diperkirakan Akan Tetap Liar

- detikNews
Rabu, 10 Jun 2009 15:04 WIB
DPR Periode 2009-2014 Diperkirakan Akan Tetap Liar
Jakarta - Meski jumlah partai yang akan menghuni DPR periode 2009-2014 lebih sedikit dari DPR periode sekarang, namun diperkirakan proses parlemen akan tetap liar, dalam artian sulit ditebak arahnya dalam mem-back up kebijakan permerintah. Terbelahnya internal beberapa parpol koalisi pendukung pasangan calon menjadi salah satu penyebab.

Hal ini disampaikan pengamat politik Bima Arya Sugiarto dalam Dialog Kenegaraan di Gedung DPD, komplek parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/6/2009).

"Siapa pun presidennya, eksekutif akan tetap berat menghadapi parlemen," kata Arya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Arya, untuk melihat warna parlemen ke depan tidak bisa digunakan analisis ideologi atau pun partai. Selain karena terbelahnya partai, hal ini juga karena masuknya wajah-wajah baru di DPR yang mencapai 65 persen dari jumlah kursi. Analisis individu lah yang harus digunakan untuk memprediksi manuver parlemen ke depan.

"Kalau di sepak bola, pemain baru kan akan lari kesana-kemari. Bukannya bikin gol, tetapi yang penting terlihat kamera dulu," ujar Arya berupama.

Arya melanjutkan, liarnya proses parlemen bisa dipastikan jika nantinya keterbelahan internal partai koalisi pendukung pemerintah berbuntut pada keterbelahan antara pimpinan partai dan pimpinan fraksi di DPR.

Sementara itu, anggota DPD dari Sulteng, Ichsan Loulembah, menilai proses politik menjelang Pilpres telah terdegradasi menjadi persoalan eksekutif semata. Para pemimpin parpol lebih memilih membajak partainya demi mendekat kepada calon yang kemungkinan besar akan menang di Pilpres.

"Men-take over partai, dan membajak partai. Ini kan tidak ada bedanya dengan zaman Orde Baru," tandasnya.

(lrn/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads