Menurut Suratto, sebagai warga negara, jabatan komisaris Pertamina dan Indosat yang di pegang Sutanto dan Soeprapto tidak menghalangi langkah keduanya menggunakan hak politiknya mendukung salah satu kontestan Pilpres 2009. Namun bila dipersoalkan oleh publik dan pihak kompetitor, Suratto bisa memahaminya.
"Kita biasa saja. Kita ikuti sajalah prosesnya nanti bagaimana," kata Suratto menjelaskan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
sama-sama menginginkan pemerintahan berlanjut.
Bukan dibentuk tim pemenangan SBY-Boediono yang dipimpim oleh Hatta Rajasa. Tidak ada arahan kepada siapa pun untuk bergabung menjadi anggotaanya. Siapa saja dan dari mana saja yang punya aspirasi sama bisa bergabung dalam GPS secara suka rela.
"GPS sekedar fans club, mosok dipersoalkan? Ini demokrasi, nggak jaman lagi siapa dukung siapa dikekang-kekang. Memangnya kita mau kembali seperti dulu?" gugat purnawirawan TNI AU itu.
(lh/yid)











































