"Yang mencabut Daerah Operasi Militer (DOM)di Aceh itu Pak Wiranto. Tapi yang menyetujui darurat baru itu bukan saya dan Pak Wiranto tapi teman saya," kata JK dalam sambutannya dalam Silatnas 2 Dewan Penashihat Partai Golkar di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu (10/6/2009).
JK menyatakan penyelesaian konflik jangan hanya dilontarkan saat pidato saja. Namun yang penting adalah mendamaikan konflik tersebut.
"Bicara persatuan jangan pada saat damai saja. Tapi yangย perlu mendamaikan saat konflik," katanya.
JK mengungkapkan cara berfikir capres dan ideologinya tidak dapat dilihat dari pidatonya. Namun hal tersebut dapat dilihat dari praktek dan sikapnya di masa lalu.
"Ada dua hal penting yaitu figur dan ideologi dan kita bisa melihatnya dari praktek masa lalunya," ujarnya.
(nal/iy)











































