"Allah menggerakkan hati saya untuk hadir di sini, saya ingin merasakan kerinduan dengan para sahabat di Partai Golkar. Apa pun warna saya, hati saya tetap kuning," kata Din dalam sambutannya sebelum membaca doa di acara Silatnas Dewan Penasihat Golkar di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (10/6/2009). Kontan saja, pengakuan Din ini membuat suasana forum menjadi gaduh dengan tepuk tangan dan tawa, termasuk JK dan elit Golkar yang hadir.
Menurut Din, pasangan JK-Wiranto merupakan duet yang istiqomah. Karena itu, Din berharap tetap menjaga silaturahim dan komitmen kerakyatan dengan senantiasa menjunjung tinggi nilai kepasrahan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.
"Pasangan JK-Wiranto ini satu-satunya yang bersilaturahmi ke PP Muhammadiyah. Saya hanya ingin mengingatkan agar pasangan ini tetap istiqomah berpegang teguh pada komitmen dan bertawakkal. Semoga jadi bekal bagi pasangan ini," paparnya.
Dalam kesempatan ini Din juga menafsirkan angka 3 yang menjadi nomor urut pasangan JK-Wiranto. Menurut Din, angka 3 memiliki arti kesempurnaan dalam Islam. Karena itu, duet yang mengklaim pasangan nusantara ini sangat pas mendapat nomor urut 3. Din pun mendoakan pasangan ini mampu keluar sebagai pemenang dalam pilpres 8 Juli mendatang.
"Saya katakan pasangan ini pas dengan nomor 3 karena dalam agama Islam ada 3 inti utama yaitu iman, islam, dan ihsan. Kalau hanya satu saja tidak cukup. Iman tanpa keberagamaan tidak sempurna, makanya harus 3, baru lengkap," pungkas alumnus Pondok Pesantren Gontor itu yang disambut tepuk tangan meriah.
(ape/yid)











































