"Kami menyatakan dukungan kepada capres-cawapres Megawati-Prabowo. Sebab itu merupakan suara dari konstituen kami. Karena itu fraksi berbulat hati untuk mendukung pasangan ini," ujar anggota FPDS, Constant M. Ponggawa.
Hal tersebut dikatakannya saat melakukan jumpa pers di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (9/6/2009).
Constant menyatakan bahwa selama ini konstituennya melihat bahwa nasionalisme bangsa ini sudah terdegradasi. "Sementara pasangan Mega-Prabowo begitu kental nasionalisme," jelasnya.
Nyatanya, selain alasan konstituen, hubungan emosional FPDS-PDIP juga turut menjadi latar dukungan mereka.
"Selain itu, Fraksi PDS juga mempunyai hubungan emosional dengan PDIP, sebab dulu PDIP-lah yang mendukung kami menjadi fraksi karena jumlah kami hanya 13 orang," ujarnya.
"Karena itu, kami tidak lupa pada sejarah kami," imbuh Constant.
Disinggung mengenai perpecahan PDS karena tidak sesuai dengan arahan DPP PDS, Constant mengaku hal tersebut adalah proses demokrasi dalam partainya.
"Kami tidak mbalelo, kami tetap mendukung utuh partai kami. Jangan diartikan pecah belah, karena pilihan balik ke individu masing-masing," imbuhnya.
(amd/nrl)











































