Kubu JK Minta Bawaslu Sisir Pejabat BUMN Jadi Tim Sukses

Kubu JK Minta Bawaslu Sisir Pejabat BUMN Jadi Tim Sukses

- detikNews
Selasa, 09 Jun 2009 18:15 WIB
Kubu JK Minta Bawaslu Sisir Pejabat BUMN Jadi Tim Sukses
Jakarta - Tim kampanye JK-Wiranto meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menindak tegas keterlibatan pejabat BUMN sebagai tim sukses capres. Tim sukses JK-Wiranto pun mengaku siap jika diinventarisasi Bawaslu untuk membuktikan timnya bebas dari pejabat BUMN.

"Saya mengharapkan Bawaslu melakukan inventarisasi kepada semua capres-cawapres, apakah ada pejabat BUMN yang terlibat. Tim JK-Wiranto siap diinventarisasi," tutur juru bicara tim sukses JK-Wiranto, Yuddy Chrisnandi, dalam perjalanan Sidoarjo-Jakarta setelah mengikuti acara kunjungan kerja Jusuf Kalla di Jawa Timur, Selasa (9/6/2009).

Menurut Yuddy, pihaknya mendapat informasi dari masyarakat mengenai adanya tim sukses pasangan capres tertentu yang berasal dari BUMN. Hal ini terkait masuknya mantan Kapolri Jenderal (Purn) Sutanto yang kini menjadi komisaris Pertamina dalam jajaran tim sukses SBY-Boediono.

"Makanya kami meminta Bawaslu untuk bertindak secara tegas menerapkan UU No 42 tentang Pilpres," tambahnya.

Dijelaskan Yuddy, dalam pasal 43 UU Pilpres disebutkan larangan kampanye bagi anggota TNI, pejabat, Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan pimpinan BUMN. Pengertian kampanye dalam UU itu adalah larangan bagi tim kampanye, juru kampanye atau ikut serta dalam kegiatan kampanye.

"Tim sukses itu bagian dari tim kampanye. Jadi kita tidak bisa berlindung dari retorika tim kampanye itu seperti apa," jelas Yuddy.

Sebelumnya tim sukses Mega-Prabowo, Fadli Zon, menilai masuknya Sutanto dalam tim sukses SBY-Boediono bertentangan dengan netralitas aparatur negara. Sutanto pun diminta mundur sebagai komisaris Pertamina.
(nov/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini