Nama LSR ini disebut oleh Sekretaris Umum Tim Kampanye Nasional Mega-Prabowo, Fadli Zon. Namun, saat menyebut nama lembaga survei itu, Fadli tampak mesam-mesem.
"Kita juga baru terima hasil survei dari Lingkaran Survei Rakyat atau LSR. Hasilnya Mega-Prabowo dapat 89 persen, JK Wiranto 10 persen dan SBY-Boediono hanya 1 persen," canda Fadli.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena menyatakan sekelebat dan sekenanya, wajar Fadli Zon tidak menjelaskan tentang identitas LSR sebenarnya. Sistem survei LSR seperti apa, Fadli juga tidak menjelaskan.
Setelah itu, Fadli bicara serius. "Intinya adalah survei-survei simpanan itu disimpan saja untuk strategi," tambah Fadli.
Fadli menjelaskan survei-survei yang dilakukan oleh tim sukses, tentunya memiliki kepentingan. Selain itu hal ini dinilai merugikan capres-cawapres yang lain.
"Ini menciptakan efek psikologis untuk mengerahkan massa pada pasangan yang dianggap menang," jelas pria berkacamata ini.
Menurut dia, lembaga survei yang melakukan survei pesanan pun tidak bisa dipercaya. "Ideologinya hanya uang," pungkasnya.
(rdf/asy)











































