Pendukung SBY-Boediono Deklarasikan Diri di Yogyakarta

Pendukung SBY-Boediono Deklarasikan Diri di Yogyakarta

- detikNews
Selasa, 09 Jun 2009 13:59 WIB
Pendukung SBY-Boediono Deklarasikan Diri di Yogyakarta
Yogyakarta - Sekitar seribu orang warga Yogyakarta tergabung dalam Gerakan Koalisi Kerakyatan mendeklarasikan diri mendukung pasangan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Boediono. Deklaras dilakukan di Gedung Bima di Jl I. Dewa Nyoman Oka, Kotabaru, Kota Yogyakarta, Selasa (9/6/2009).

Gerakan Koalisi Kerakyatan yang diikuti kelompok kaum muda, petani dan buruh itu menyatakan dukungan terhadap SBY-Boediono untuk memimpin Indonesia 5 tahun ke depan. Selain diisi orasi, acara juga dimeriahkan dengan suguhan berbagai tarian daerah senusantara.

Wakil Koordinator Nasional Koalisi Kerakyataan, Ali Ridho dalam orasinya menyatakan pihaknya mendukung penuh SBY-Boediono. Alasannya, banyak program-program untuk masyarakat yang dicanangkan telah berhasil. Meski diakui ada program-program yang dirasakan belum sempurna oleh masyarakat.

"Kami berkumpul disini untuk mendukung pasangan SBY-Boediono melanjutkan pemerintahan untuk menyempurnakan kinerja program-program untuk rakyat yang telah berjalan saat ini," kata Ridho.

Menurut Ridho, belum sempurnanya pelaksanaan program-program SBY disebabkan banyaknya persoalan seperti bencana alam dan krisis global. Pemerintahan SBY akan melanjutkan program-program seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT), program pendidikan dan kesehatan murah, kredit usaha rakyat atau Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri.

Dalam kesempatan itu, Ridho juga berjanji bila pasangan SBY-Boediono terpilih dalam pilpres 8 Juli 2009 akan memperjuangkan kenaikan upah buruh, peningkatan keselamatan kerja, perlindungan terhadap TKI dan penerapan outsourcing yang lebih selektif.

"Selama 5 tahun ini, Bapak SBY teruji telah memberikan bukti-bukti nyata, bukan hanya janji belaka," teriak Ridho.

Saat berorasi di hadapan ribuan pendukung SBY, Ridho berkali-kali menyerukan yel-yel "SBY-Boediono." Para pendukung yang memadati gedung Bima itu menyambutnya dengan mengucapkan "lanjutkan".

Seusai orasi, kepada wartawan dia mengatakan pihaknya akan terus menggalang dukungan pasangan SBY-Boediono hingga hingga tingkat kecamatan di kota-kota lain seperti Ambon, Medan, Kalimantan, Sulawesi, Palembang dan wilayah Indonesia Timur.

Ia mengklaim khusus di Yogyakarta setidaknya sudah ada sekitar 4-5 ribu masyarakat binaan Koalisi Kerakyatan. Dalam kesempatan tadi Ridho menilai kampanye maupun kritikan yang diutarakan oleh tim sukses capres-cawapres lain terhadap SBY-Budiono masih wajar dan belum berlebihan. Isu jilbab istri capres-cawapres yang mencuat belakangan ini menurut Ridho tidak akan berpengaruh terhadap popularitas SBY.

"Masyarakat sudah tahu dan sudah cerdas. Dan bisa melihat capres-cawapres bukan dari busananya, namun dari isinya," ungkap dia.

Selain merangkul kalangan masyarakat bawah lanjut dia, pihaknya tidak menutup kemungkinan akan melakukan pendekatan terhadap Sri Sultan Hemngku Buwono X. "Peluang itu masih terbuka. Apalagi selama ini sudah diketahui Sri Sultan meski masuk sebagai anggota penasehat tim sukses JK-Wiranto, tapi beliau tidak bersedia menjadi jurkam," pungkas dia.


(bgs/djo)


Berita Terkait