Doa bagi kemenangan Mega-Prabowo berlangsung di akhir seminar bertajuk "Gereja, Masa Depan Bangsa dan Pilpres 2009". Acara berlangsung di Hotel Millenium, Jl Kebon Sirih, Jakarta, Selasa (9/6/2009).
"Kami telah mendengar paparan kebijakan ekonomi Pak Prabowo. Jika Lee Kuan Yew yang bukan ekonom mampu mengubah Singapura, kami yakin Pak Prabowo yang bukan ekonom bisa mengubah keadaan bangsa Indonesia. Itulah kesimpulan acara ini," ujar Ketua PGLII Pendeta Nus Reimas, usai doa bersama yang merupakan penutup seminar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekitar 750 orang pendeta yang hadir sebagai peserta memerhatikan dengan antusias. Sesekali terdengar teriakan "Hidup Mega-Pro" dari arah hadirin. Di akhir acara, sebagian dari mereka berkumpul lalu mendoakan kemenangan Mega-Prabowo.
"Kita membutuhkan para pemimpin yang mengasihi umat, mewakili Bhinneka Tunggal Ika dan mengutamakan nilai-nilai kebangsaan. Hati kami cenderung ke pasangan nomor urut 1 ini," ujar Roland Oktavianus, ketua panitia acara seminar.
PGLII merupakan organisasi Kristiani yang membawahi 89 sinode dan 208 lembaga. Mereka mengaku mempunyai umat sebanyak 12 juta orang.
(lh/nrl)










































