"Semua pasangan calon ada perbaikan. Jadi hari ini dijadwalkan untuk koreksi perbaikan. Kronologisnya, baru tadi malam semua selesai. Kemudian, pagi ini masing-masing tim pasangan calon datang ke KPU untuk menyesuaikan apakah masing-masing sudah menyetujui," kata Panitia Pengadaan Surat Suara Pemilihan Presiden, Moyong Hariyanto.
Hal itu disampaikan dia kepada detikcom di ruang kerjanya, Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin (8/6/2009).
Menurut dia, hampir semua pasangan capres ada perbaikan. Salah satunya, pasangan JK-Wiranto yang meminta ganti baju.
"Jadi yang tadinya fotonya menggunakan kemeja putih biasa diganti dengan yang menggunakan jas. Yang lain, paling cuma terang gelapnya gambar," ujarnya.
Sedangkan Mega, kata dia, sempat kepala Mega lebih besar dari Prabowo. "Jadi disesuaikan, dan disamakan. Kalau Ibu Mega menggunakan baju merah tanpa konde," kata Moyong.
Untuk SBY-Boediono, Moyong mengatakan, sempat gambar SBY kelihatan lebih tua. "Jadi minta untuk disesuaikan," kata dia.
Moyong mengatakan, dalam peraturan KPU tidak ada ketentuan mengenai baju dan kewajiban mengenakan peci untuk pria. "Hanya ditentukan background foto warna putih. Tetapi, semua pakai peci, kecuali Ibu Mega" cetus dia.
Setelah divalidasi, lanjut Moyong, hasilnya akan diminta masing-masing perusahaan pemenang tender dan akan dimulai untuk pencetakan massal.
Waktunya tergantung masing-masing perusahaan.
Validasi tadi berlangsung pukul 10.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB di lantai 2 di gedung KPU. Acara itu dihadiri masing-masing tim kampanye capres-cawapres.
KPU akan mencetak 180 juta surat suara. Jumlah itu sesuai dengan jumlah pemilih dalam DPT Pilpres ditambah 2 persen.
(aan/iy)










































