"Pidato SBY tidak pernah menyinggung nama tertentu," tandas salah satu tim sukses SBY, Rizal Mallarangeng dalam jumpa pers di Bravo Media Center (BMC), Jalan Teuku Umar, Jakarta, Senin (8/6/2009).
Rizal mengatakan, pidato SBY tersebut hanya sebuah imbauan yang bersifat normatif. SBY, tidak bermaksud menunjuk atau mendiskreditkan seseorang.
"Siapapun dia kalau pengusaha yang jadi pejabat, bagi pihak yang mengoreksi harap dilihat kembali pidato SBY. Presiden tidak pernah menyinggung nama tertentu," kata Rizal.
Sebelumnya SBY pernah mengatakan, jika pengusaha menjadi seorang pejabat dapat berbahaya karena kemungkinan untuk melakukan KKN lebih besar. Kalimat ini mendapat respons dari kubu JK dan Wiranto.
(ken/iy)











































