"Bangsa kita sudah menjadi bangsa yang lembek. Kaum mudanya tidak terusik dengan isu yang ada, seperti ambalat, berbeda dengan zaman Bung Karno dan Bung Hatta dulu," kata Mega dalam orasinya saat peringatan hari ulang tahun (Haul) ke-108 Bung Karno, di Lapangan Proklamasi, Rengasdengklok, Kerawang, Jabar, Sabtu (6/6/2009).
Menurut Mega, seharusnya bangsa Indonesia bisa menjadi bangsa yang kuat. Caranya dengan mengikuti ajaran Bung Karno yakni ajaran marhaenisme.
"Marhaenisme bisa menghancurkan kapitalisme dan neoliberalisme dan menjadikan RI sebagai bangsa yang dihargai bangsa lain," kata Mega.
(iy/nal)











































