Hal tersebut dikatakan Wakil Presiden yang juga menjadi capres Jusuf Kalla (JK), saat membuka Rapat Kerja Nasional I Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di Swiss Bell Hotel, Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (5/6/2009).
"Untuk membangun bangsa ini jangan hanya cita-cita, pidato, dan hanya pidato. Semua orang bisa pidato. Jangan hanya bicara persatuan bangsa. Tiap hari hanya bilang perlu adanya persatuan bangsa, tapi kalau ada konflik, malah sembunyi di Jakarta," imbuh JK yang hadir bersama dengan Ibu Mufidah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Demikian halnya ketika konflik Ambon dan Aceh terjadi. "Ambon saya selesaikan dalam 17 hari, dan Aceh dalam waktu 6 bulan," cerita JK.
Lebih lanjut JK juga mengingatkan, pentingnya persatuan bangsa harus dipahami dari dalam hati. Bukan hanya lewat mulut saja.
"Ini bisa saya selesaikan karena saya memahami persatuan dari hati yang dalam. Karena yang tidak memahami persatuan itu lewat mulut saja," ucap JK mengakhiri.
(amd/iy)











































