Amien: Pengurus Partai yang Tidak Ikut Keputusan Partai Harus Dihukum

Sosialisasi SBY-Boediono

Amien: Pengurus Partai yang Tidak Ikut Keputusan Partai Harus Dihukum

- detikNews
Kamis, 04 Jun 2009 20:05 WIB
Amien: Pengurus Partai yang Tidak Ikut Keputusan Partai Harus Dihukum
Denpasar - Banyaknya kader PAN yang mendukung capres-cawapres selain SBY-Boediono dinilai sebagai hal yang wajar. Namun hal tersebut tidak boleh berlaku bagi pengurus partai.

Demikian ditegaskan Ketua Majelis Pertimbangan Pusat (MPP) Amien Rais saat melakukan sosialisasi SBY-Boediono kepada pengurus DPW dan DPD PAN se-Bali dan NTB di Hotel Sanur Paradise, Denpasar, Bali, Kamis (4/6/2009).

"Ada anggota dan simpatisan PAN tidak ikut keputusan partai, itu wajar dalam sebuah partai politik. Sebab parpol tidak seperti militer di mana ketika tidak menurut atasan dapat dipenjara dua minggu. Tapi khusus untuk pengurus partai, maka harus ada sanksi," kata Amien.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Amien menjamin, PAN akan solid mendukung SBY-Boediono. PAN, sambung Amien, akan memegang tegus etika dalam berpolitik.

"Tidak ada peepecahan, nanti akan kita buktikan. Di sini kita melakukan konsolidasi, kita pegang teguh moral dan etika," ungkap Amien.

Diakui Amien, dirinya sempat kecewa dan kaget saat SBY memilih Boediono sebagai cawapres. Namun demikian, hal itu tidak berarti bisa membuat PAN memutuskan kesepakatan koalisi dengan Demokrat.

"Kendala bukan Hatta tapi Boediono. Kita kecewa kaget, tapi kita mempunyai moral politik dan etika. Maka itu kita tidak mungkin marah, putus asa, apalagi kemudian membatalkan koalisi itu,"  tukas Amien.


(gds/djo)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini