SBY: Letakkan Agama di Atas Politik

SBY: Letakkan Agama di Atas Politik

- detikNews
Kamis, 04 Jun 2009 12:47 WIB
Jakarta - Isu agama hendaknya tidak kembali diperlakukan lagi sebagai komoditas politik. Indentitas dan simbol-simbol keagaamaan hendaknya diletakkan secara terhormat di atas politik.

"Saya pikir akan mundur kita kalau identitas SARA dijadikan bagian dari kompetisi yang sering keluar dari konteksnya," ujar SBY dalam diskusi di Jakarta, Kamis (4/6/2009).

Politisasi simbol-simbol keagamaan dan identitas SARA sesungguhnya sudah dilewati oleh bangsa Indonesia. Karena itu, dalam semangat menjaga semangat persatuan dan kesatuan, bukan masanya lagi ada perbedaan perlakuan antara satu entis dan penganut agama dengan yang lainnya dalam ranah politik bahkan hukum.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut SBY, jika ingin merebut simpati calon pemilih, lebih baik para kontestan berkompetisi politik dengan memaparkan visi dan misi mereka bila menjadi pemenang kelak. Rakyat bisa memahami dan mengontrol apa program kerja pemerintahan baru.

"Letakkan agama secara terhormat, di atas politik. Bukan di bawah politik," ujar SBY.

Menyusul telah ditunjuknya Boediono sebagai pendamping SBY di dalam Pilpres 2009, pasangan itu diserang isu simbol keagamaan. Hal itu karena istri SBY dan Boediono tidak mengenakan jilbab dan dikesankan sebagai pasangan kontestan yang tidak cukup Islami.

(lh/yid)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads