"Saat ini beliau ditempatkan di bidang lain di tim sukses untuk menghindarkan diri dari kontroversi," ujar Ketua DPP PD Max Sopacua di Hotel Indonesia Kempinski, Bundaran HI, Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2009).
Menurut Max, kebijakan pemindahan posisi Ruhut di tim sukses sudah melalui persetujuan dari pengacara yang juga pemain sinetron itu. Namun dia belum mengetahui posisi baru Ruhut di tim sukses. "Silakan saja tanya Pak Hatta," imbuh dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Beliau inikan pengacara, biasa bicara dengan sesuatau yang sangat vulgar. Tapi kalau dari suatu wacana politik sesuatu itu kan akan menjadi dampak dan itu bisa menjadi opini," terang caleg DPR itu.
Max menambahkan, alasan lain pemindahan Ruhut agar kinerja tim sukses bisa solid dan terkonsolidasikan. Sekaligus agar situasi politik bisa relatif kondusif.
"Kita ingin situasi yang full. Kita menghindari kalimat-kalimat yang bisa blunder. Hal ini juga berlaku untuk seluruh tim sukses," kata Max.
Ruhut sudah minta maaf? "Beliau sudah minta maaf dan mudah-mudahan bisa diterima oleh semua pihak," katanya.
Sebelumnya dalam suatu diskusi "Mengungkap Strategi Tim Sukses Capres" di Gedung DPD, Jakarta, Rabu (27/5), Ruhut mengeluarkan kata-kata yang bersifat rasis kepada salah satu tim sukses capres lainnya. Dia menyebut Bangsa Arab tidak pernah membantu Indonesia.
Atas pernyataan Ruhut itu banyak dari tim sukses PD meminta Ruhut meminta maaf dan diberi sanksi. Hingga kini Dewan kehormatan PD masih memproses kasus yang menimpa Ruhut tersebut. (nik/iy)











































