"Kami kecewa kalau masih ada masalah itu. Mestinya DPT pilpres ini sesuai dengan komitmen KPU jangan sampai masih menyisakan DPT siluman," ungkap Agung usai melantik anggota Pengganti Antar Waktu (PAW) di Gedung DPR, Jakarta, Rabu(3/6/2009).
Menurut Agung, kekisruhan DPT pilpres bisa berujung hak angket seperti DPT Pileg kalau tak segera diberesi. "Jangan sampai nanti ada angket lagi yang kedua kali," katanya mengingatkan.
Oleh karena itu, kata Agung, sekarang KPU perlu betul-betul memperbaiki DPT supaya hasil pilpres nanti tidak menimbulkan masalah. Dia juga minta supaya KPU betul-betul bekerja keras dan tidak ada keberpihakan pada salah satu pasangan capres.
"Terutama aspirasi masyarakat yang menginginkan DPT itu betul-betul bersih," pungkas Mantan Menpora ini.
(Rez/ndr)











































