"Kita tidak masalah (foto SBY ditayangkan). Mungkin mereka merasa cara untuk mengalahkan SBY itu kalau menyerang bertubi-tubi," kata Anas kepada detikcom, Selasa (2/6/2009).
Dengan iklan yang bertipe menyerang itu, Anas menduga pasangan Mega-Prabowo menganggap pasangan SBY-Boediono rival terberatnya. Kalau dugaan itu salah, Anas menilai cara beriklan yang menyerang itu bagian dari hobi pasangan yang bernomor urut 1 itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anas menyampaikan selamat beriklan kepada pasangan Mega-Prabowo. PD akan mempersiapkan iklan-iklan selanjutnya yang lebih mendidik dan mencerdaskan. "Selamat beriklan lah," pungkasnya. (yid/iy)










































