Tim Sukses Capres Pamer 'Jago'

Tim Sukses Capres Pamer 'Jago'

- detikNews
Selasa, 02 Jun 2009 16:06 WIB
Tim Sukses Capres Pamer Jago
Jakarta - Di hari pertama kampanye, tim sukses (timses) saling pamer capres-cawapres mereka. Tiga timses  berdebat mengkampanyekan jagonya masing-masing.

"Sosok SBY adalah perpaduan sipil-militer, punya latar belakang militer tetapi gaya kepemimpinannya sipil," kata anggota tim sukses SBY-Boediono, Syarif Hasan, memulai perdebatan.

Hal ini disampaikan Syarif dalam dialog bertajuk "Militer-Sipil atau Sipil Militer", di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (2/6/2009).

Syarif menegaskan bahwa SBY selalu tegas dalam mengambil keputusan, tidak seperti yang dituduhkan banyak pihak.

"SBY tegas dan tenang mengambil keputusan, jelas bukan sosok anomali," kata Syarif.

Mendengar Syarif memuji SBY, anggota Tim Sukses Megawati-Prabowo, Tjahjo Kumolo, angkat bicara dan balik membanggakan capres-cawapres jagoannya.

"Yang paling cocok ya pasangan srikandi dan satria. Kombinasi srikandi sipil dan satria dari militer akan mewujudkan pemerintahan yang kuat menghadapi tantangan," ujar Tjahjo.

Tjahjo kemudian mengkritik pemerintahan SBY. Menurut dia, SBY tidak tegas seperti apa yang disampaikan Syarif. Tjahjo, yang duduk di sebelah kanan Syarif, kemudian mencontohkan beberapa hal bukti ketidaktegasan SBY sebagai presiden.

"Tidak ada ketegasan dalam tubuh SBY, dibutuhkan sikap tegas untuk
memerintah dengan baik, sehingga tidak ada kasus TKI, Manohara, Ambalat dan lain-lain," kata Tjahjo.

Melihat kedua temannya ribut soal capres-cawapres mereka, anggota Tim Sukses JK-Wiranto, Yuddy Chrisnandi, ikut-ikutan nimbrung. Dengan nada sedikit tenang Yuddy membanggakan pasangan capres-cawapres partainya.

"Pemimpin yang baik harus mampu mengambil keputusan dengan cepat dan tegas. Ketegasan tidak hanya dimiliki militer tapi juga bisa dari sipil," kata Yuddy.

Yuddi pun ikut mengkritik pemerintahan SBY, dan mengklaim JK-Wiranto lebih baik. "Yang pasti dapat bersikap cepat dan tegas dalam mengambil keputusan, lebih cepat lebih baik, dan itu dimiliki JK-Wiranto," papar dia.

(van/aan)


Berita Terkait