"Cuti tetap 1 hari dalam seminggu. Terserah mereka mau ambil kapan. Dalam cuti harus dijelaskan juga lokasinya dimana dan tanggalnya berapa supaya tidak bentrok," kata Mensesneg Hatta Radjasa.
Hal ini disampaikan Hatta usai mengikuti rapat kerja dengan Komisi II di Gedung DPR, Jakarta, Senin (1/6/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena reference kita masih tanggal 12, jadi kemungkinan baru hari ini disampaikan" jelasnya.
Namun setelah ada penetapan capres-cawapres oleh KPU, sekaligus mengetahui nomor urutnya, Hatta yakin para Menteri akan segera memasukkan jadwal cutinya. Sebab jadwal kampanye tiap pasangan sudah ada.
"Misalnya penggunaan GBK (Gelora Bung Karno), itu kan didasarkan pada undian. Misalnya pada hari sekian yang melakukan kampanye capres nomor urut sekian, itu sudah jelas," tandasnya.
(Rez/yid)










































