JK : Tanpa Tim yang Solid Sulit Meraih Kemenangan

JK : Tanpa Tim yang Solid Sulit Meraih Kemenangan

- detikNews
Minggu, 31 Mei 2009 19:00 WIB
JK : Tanpa Tim yang Solid Sulit Meraih Kemenangan
Surabaya - Calon presiden dari Partai Golkar dan Hanura, Jusuf Kalla berpesan kepada tim pemenangannya untuk bekerja keras untuk memenangkan pilpres mendatang. Karena menurut dia tanpa dukungan solid maka cita-cita untuk membangun bangsa Indonesia menjadi bangsa yang bermartabat akan sulit.

Hal tersebut dikatakan Jusuf Kalla dalam pidatonya di acara Deklarasi dan Pengukuhan Tim Kampanye JK-Wiranto Jawa Timur di Gedung Juang 45 Jalan Mayjen Sungkono, Surabaya, Minggu (31/5/2009). "Apapun cita-cita kita semua tanpa kerja keras dan tim yang solid tentu cita-cita itu tidak tercapai," tandasnya. Dirinya dan Wiranto kata JK menginginkan negara yang damai dan aman. Mereka berdua menginginkan

Indonesia menjadi bangsa yang kuat dan bermartabat. Bangsa lain di dunia kata JK tidak lagi memandang rendah Indonesia. "Kami berdua berdiri di sini bukan untuk mencapai, mengapai suatu kehormatan bagi kami berdua. Kami di sini untuk mengharapkan amanah dari rakyat. Kami di sini datang untuk mengharapkan kepercayaan dari rakyat untuk menjalankan bangsa yang besar ini," ungkapnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam pidatonya di Surabaya, Wakil Presiden RI ini mengatakan Indonesia harus lebih cepat dalam pembangunan. Karena kata  JK Indonesia sudah ketinggalan. Lebih cepat dalam pemerintahan dan kepemimpinan. "Bangsa harus diberi contoh dan keputusan bukan dengan rapat terus. Rapat penting tapi lebih penting lagi keputusan rapat. Itulah yang sangat penting dan perlu kecepatan," tuturnya.

Kecepatan kata pria asal Makassar ini juga dibutuhkan dalam mengurus surat tanah. Selama ini kata dia mengurus surat tanah dibutuhkan waktu yang lama. Izin usahapun harus lebih baik dan cepat. " Pasar Turi yang mesti dibangun dalam waktu satu tahun jangan dibangun bertahun-tahun dibiarkan," tegasnya.

JK menegaskan kalau dia dan Wiranto siap berkorban untuk mengapai cita-cita menjadi bangsa yang besar. Dia meminta dukungan dan doa restu dari masyarakat dan juga kerja kerja. "Kami siap berkorban untuk mengapai cita-cita itu. Oleh itulah harapan kami doa dari alim ulama, doa para kiai, dorongan dari semua masyarakat Jawa Timur, dari partai - partai, dari NU, dari Muhammadiyah itulah harapan kami. Kami dapat menjalankan amanah yang dikehendaki oleh rakyat," pungkasnya.
(wln/Rez)


Berita Terkait