"Setahu saya Pak Sekjen atas permintaan Pak SBY sudah menegur Ruhut," ujar Wasekjend DPP PD Nurhayati Assegaf pada detikcom, Minggu (31/5/2009).
Teguran diberikan atas permintaan langsung dari Ketua Dewan Pembina PD, Susilo Bambang Yudhoyono. Seluruh anggota tim sukses telah dilarang keras memakai isu-isu SARA atau lainnya yang bersifat personal untuk menyerang kompetitor lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam acara dialog yang disiarkan Metro TV itu, Ruhut mengeluarkan pernyataan bernada rasis. Pria yang dikenal sebagai pengacara dan pesinetron ini mengatakan " 'Arab' tidak pernah membantu Indonesia". Acara dialog itu juga dihadiri politikus Partai Hanura Fuad Bawazier dan politikus Gerindra Permadi.
Tapi apa pun konteks kejadiannya, tetap saja penyataan bernada ejekan terhadap etnis tertentu tetap tidak dapat dibenarkan. Tokoh nasional berasal dari etnis Arab amat banyak dengan karya bakti masing-masing bagi bangsa.
"Teguran itu tidak cukup, Ruhut harus minta maaf secara terbuka ke seluruh rakyat Indonesia atas pernyataan tentang etnis Arab," gemas Nurhayati yang kebetulan juga berasal dari komunitas etnis Arab.
(lh/sho)











































