"Hal ini bisa menimbulkan kontradiksi bagi SBY, gaya Ruhut dan Rizal harus diredam," kata Pengamat Politik dari Universitas Indonesia (UI) Andrinof Chaniago saat dihubungi detikcom, Sabtu (30/5/2009).
Jika keduanya memang mendukung SBY-Boediono, seharusnya aktivitas yang mengkritik personal secara tajam harus segera direm. Jika tidak, malah akan membebani SBY dalam kampanye mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau saring serang akan mempengaruhi dukungan suara," tambahnya.
Sebelumnya Rizal Mallarangeng sempat mengkritik cawapres Megawati, Prabowo Subianto. Menurutnya, gaya hidup mewah Prabowo tidak sebanding dengan program ekonomi kerakyatan yang diusungnya. Sementara Ketua DPP Partai Demokrat Ruhut Sitompul, sempat menyindir sebuah etnis tertentu dalam tayangan televisi.
(mad/djo)











































