Membedah Tim Sukses SBY Pimpinan Hatta-Djoko Suyanto

Membedah Tim Sukses SBY Pimpinan Hatta-Djoko Suyanto

- detikNews
Jumat, 29 Mei 2009 15:54 WIB
Membedah Tim Sukses SBY Pimpinan Hatta-Djoko Suyanto
Jakarta - Untuk memenangkan pertarungan dalam pilpres 8 Juli mendatang, para capres telah menyiapkan tim sukses secara matang, tak terkecuali pasangan SBY-Boediono. Tim pelaksana harian yang akan mengawal semua gerakan penyuksesan pasangan SBY-Boediono dipimpin langsung oleh Hatta Rajasa dan Marsekal Purn Djoko Suyanto sebagai wakil ketua. Duet ini akan memimpin semua operasi pemenangan SBY-Boediono.

"Para pimpinan parpol yang lolos parliamentary threshold dan 24 parpol kecil ditempatkan sebagai dewan pengarah. Ketuanya adalah pimpinan ketua umum 5 parpol yaitu PD, PKS, PKB, PAN, dan PPP. Ketua umum parpol kecil menjadi anggotanya," papar sumber detikcom di lingkungan tim sukses SBY-Boediono, Jumat (29/5/2009).

Untuk posisi sekretaris tim sukses dijabat langsung sekretaris jenderal DPP PD Marzuki Alie dengan dibantu 4 wakil sekretaris yang berasal dari para sekjen partai pendukung koalisi yaitu PKS, PKB, PPP dan PAN. Namun dari para sekjen ini hanya nama Irgan C Mahfiz yang tidak masuk meskipun menjabat sekjen DPP PPP. Irgan digantikan wasekjen DPP PPP Romy Romahurmuzy.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk bendahara tim sukses langsung di jabat bendahara umum DPP PD Pak Zainal Abidin dengan dibantu beberapa orang," paparnya.

Selain didampingi oleh dewan pengarah, Hatta dan Djoko akan dibantu oleh dewan pakar yang dipimpin oleh Prof Subur Budhisantoso dengan anggota TB Silalahi, Rahmawati Soekarnoputri, Bara Hasibuan, EE Mangindaan dan Soeharso Monoarfa.

"Hubungan antara SBY-Boediono dengan pelaksana harian tim sukses bersifat instruktif, sementara dewan pengarah dan pakar koordinatif," paparnya.

Dari struktur inilah dibentuk beberapa koordinator yang masing-masing koordinator juga membentuk penanggung jawab sub koordinator. Tim sukses resmi SBY-Boediono yang diserahkan ke KPU dan Bawaslu ada 5 koordinator.

"Kelima koordinator itu adalah koordinator operasi yang dipimpin Yahya Sancawirya, koordinator logistik Abi Kusno, koordinator pembinaan, penggalangan dan saksi Soeprapto, koordinator bidang hukum dan advokasi Amir Samsuddin dan koordinator media Andi Mallarangeng," paparnya.

Koordinator operasi membawahi 5 sub organ penting yang akan menentukan strategi dan aksi pemenangan SBY-Boediono. 5 Sub koordinator itu adalah bidang kampanye
yang dipimpin Radityo Gambiro, bidang pengamanan yang dipimpin Adyaman Amir,
bidang relawan 1 dengan pimpinan Saputra Haris, relawan 2 dengan pimpinan Djali Yusuf dan relawan 3 dengan pimpinan Heru Lelono.

"Semua koordinator sub koordinator ini juga dibantu beberapa anggota. Tugasnya mengkoordinir satuan tugas masing-masing," paparnya.

Selain sistem koordinator, tim sukses SBY-Boediono  juga membentuk koordinator-koordinator wilayah dari Sabang sampai Merauke. Koordinator wilayah (Korwil) ini dibagi menjadi 8 wilayah dengan mengumpulkan beberapa provinsi yang berdekatan.

"Beberapa komandan korwil di wilayah Jawa yaitu Korwil Jabar, DKI Jakarta dan Banten
adalah Syarief Hasan, Korwil Jawa Tengah Nur Faizi dan Korwil Jawa Timur Imam Utomo. Untuk total keseluruhan jumlah tim anggota tim sekitar 293 orang," paparnya.

Selain tim-tim resmi yang dilaporkan ke KPU dan Bawaslu, duet SBY-Boediono juga didukung relawan-relawan yang secara independen dan berkelompok mendukung SBY. Kelompok ini termasuk dalam relawan tim-tim internal di sekitar SBY-Boediono.

"Untuk pengawalan opini media, tim kampanye SBY menyewa jasa Fox Indonesia sebagai konsultannya. Dari semua lini inilah kami akan bergerak," pungkasnya.
(gah/nrl)


Berita Terkait