Daftar tim sukses SBY yang didapat detikcom tidak menemukan kedua nama orang penting di PPP itu dalam struktur tim sukses jenis mana pun. Padahal semua sekjen partai dan pimpinan parpol lainnya baik yang di jabatan ketua umum atau penasihat masuk dalam struktur tim sukses sesuai dengan kategorinya.
Wakil Sekjen DPP PPP Romy Romahurmuzy yang ditempatkan sebagai wakil sekretaris dalam tim sukses menggantikan Irgan, mengaku tidak tahu menahu soal tidak masuknya Sekjen PPP Irgan dan Ketua MPP PPP Bachtiar Chamsyah. Hal itu dikarenakan pengusulan nama-nama tim sukses SBY berada di tangan Ketua Umum PPP Suryadharma Ali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut tokoh muda PPP ini, sebenarnya PPP akan mengajukan beberapa nama yang tidak tercatat di daftar tim sukses. Namun sudah tidak bisa karena sudah semua daftar resmi tim sukses sudah diserahkan ke KPU dan Bawaslu. Hal teknis inilah yang menjadikan beberapa elit penting PPP tidak masuk struktur.
"Sebenarnya kita akan menambah, tetapi semua data sudah masuk ke KPU dan Bawaslu. Jadi kalaupun ditambah pasti ya percuma," paparnya.
Jumlah tim sukses SBY yang terdaftar di KPU dan Bawaslu yang tercatat secara manifes yang dipimpin Hatta Rajasa sebanyak 293 orang. Tim ini terdiri dari unsur parpol, relawan, maupun purnawirawan jenderal.
Setiap parpol yang lolos parliamentary threshold (PT) diberi jatah mengajukan 15-20 orang untuk bergabung dalam tim sukses SBY. Sementara untuk parpol yang tidak lolos PT diberi kesempatan mengajukan 3-5 nama.
Rata-rata dari semua nama yang diajukan partai selalu menyertakan ketua umum, sekjen dan dewan penasihat. Apakah tidak masuknya nama Irgan dan Bachtiar bukti karir politik keduanya sudah tidak diakui lagi, atau karena ada tugas lain?
(yid/nrl)











































