Giliran SBY Pamer Puisi Gubahannya

Giliran SBY Pamer Puisi Gubahannya

- detikNews
Kamis, 28 Mei 2009 18:53 WIB
 Giliran SBY Pamer Puisi Gubahannya
Jakarta - Dalam acara dialog bertema budaya, SBY pamer puisi ciptaanya. SBY seolah tak mau kalah dari capres  Partai Golkar Jusuf Kalla yang juga melakukan hal sama sebelumnya.

"Saya ingin berkomunikasi melalui lagu kepada rakyat, kalau bahasa politik itu suka tidak laku, melalui puisi dan lagu soft power bisa diterima, tapi jangan salah menyebut saya sebagai penyair atau sastrawan nanti kualat," ujar SBY dalam dialog "Presiden dan Kebudayaan", di Graha Bakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta, Kamis (28/5/2009).

SBY mengaku diam-diam telah membuat satu buku kecil berisi 31 kumpulan puisi. Satu puisi berjudul "Palagan Terakhir" bahkan ia sempatkan untuk dibacakan di depan para seniman dan budayawan yang hadir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Puisi ini unik yang menceritakan saya sebagai anak bangsa pernah cemas ketika banyak sekali konflik horizontal ketika itu saya berdoa, doa saya agar Tuhan hadirkan kedamaian di negeri ini," terangnya.

Berikut salah satu puisi SBY berjudul "Palagan Terakhir" yang ia bacakan.

Ku tatap bukit menoreh pewaris legenda
Guratan sejarah ketika raja berebut tahta
Di sepanjang pelana di kolong awan jingga
Satria berlaga untuk sebuah nama

Meski menoreh tak terbakar karena ilalang
Tapi amarah tetap menyala tak pernah padam
Membakar jiwa yang haus kuasa
Dalam kemarau panjang dan bencana persaudaraan di tanah jawa

Di malam hening bebatuan bertutur kisah
Satria muda yang bertafakur
Di akhir laga menengadah dan membisikan pesan
Pada sebuah zaman yang belum datang

Biarlah bukit ini mengakhiri kisahku dan mengubur mimpi-mimpi buruk
Di atas palagan yang tak kering darah
Dengan hatiku ku padamkan para penatar maut dan raga
Di sini di tanah ini

Bagaimana menurut Anda?

(ape/Rez)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads