"KPU harusnya bertindak secara profesional, tidak bisa mendadak jadwal diubah ubah," kata Sekretaris Umum Tim Pemenangan Mega-Prabowo, Fadli Zon, di sela-sela launching Mega-Prabowo Media Centre, Jl Prapanca Raya 39, Jakrta Selatan, Kamis (28/5/2007)
Meskipun menyayangkan langkah KPU tersebut, pria yang menjabat Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini mengaku bahwa pasangan Mega-Prabowo yang diusung PDIP-Gerindra sudah siap memulai kampanye.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kampanye pilpres dimajukan dari jadwal semula. Dalam jadwal sebelumnya, kampanye digelar tanggal 12 Juni. Jadwal dimajukan karena penetapan capres-cawapres juga dimajukan, yakni 29 Mei, dari yang sebelumnya 9 Juni. Dalam UU Pilpres dikatakan, tiga hari setelah pasangan calon ditetapkan kampanye harus dimulai.
Senada dengan Fadli, Sekjen PDIP Pramono Anung juga menyampaikan hal yang serupa. Pemajuan jadwal kampanye oleh KPU itu, menurut pria yang akrab disapa Pram ini, juga terkesan sebagai keputusan mendadak.
Tentang dugaan bahwa pemajuan jadwal kampanye tersebut menguntungkan SBY-Boediono, Pram tidak mau berprasangka jauh.
Β
"Kita tidak ingin prejudice, apapun keputusan KPU kita siap melakukan," pungkas Pram.
(rdf/Rez)











































