"Kita sudah menyusun jadwal untuk debat capres dan cawapres sebanyak 5 kali dengan bergantian. Acara awalnya di KPU, tetapi karena teknis dan banyak stasiun TV yang meminta, ya kita gelar di stasiun TV. Kita imbau semua TV menyiarkan secara langsung, tidak ada siaran tunda," kata Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary dalam acara editors forum di Hotel Gran Melia, Kuningan, Jakarta, Kamis (28/5/2009).
Menurut Hafiz, 5 tema yang akan menjadi bahan perdebatan antara capres dan cawapres adalah masalah pemerintahan, ekonomi, kesehatan, pendidikan dan strategi dalam mengatasi berbagai persoalan bangsa.
"Tentang pemerintahan akan membahas soal strategi mewujudkan pemerintahan yang bersih dan penegakan supremasi hukum. Tentang ekonomi akan membahas soal bagaimana mengatasi problematika kemiskinan dan pengangguran serta masalah ketahanan pangan," paparnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hafiz menambahkan, teknis debat akan dipandu langsung oleh moderator dan saling menjawab. Tidak ada pertanyaan dari audiens selain capres dan cawapres yang berdebat."Ini murni untuk melihat visi dan misi capres dan cawapres dalam mengatasi masalah bangsa," paparnya.
Anggota KPU Endang Sulastri menambahkan bahwa acara debat capres akan disiarkan langsung oleh semua televisi dan radio. Mengenai tempatnya dilakukan secara bergantian sesui hasil undian. Debat pertama antar capres akan digelar di studio Trans 7 pada tanggal 18 Juni. Dilanjutkan dengan debat cawapres di studio SCTV pada tanggal 23 Juni.
Debat capres kedua dilakukan pada tanggal 25 Juni bertempat di Stasiun Metro TV dan debat cawapres kedua dilakukan pada tanggal 30 Juni di stasiun TV One. Debat capres terakhir digelar di stasiun RCTI pada tanggal 2 Juli.
"Pembagian tempat dan jadwal debat capres -cawapres itu di dasarkan pada hasil undian stasiun TV yang mengajukan proposal. Nanti acara debat kita jadwalkan mulai pukul 19.00-21.00 WIB," pungkas Endang.
(yid/nrl)











































