"Saya kurang percaya kalau itu manipulasi, saya malah heran kok dibilang manipulasi, nanti kami cek akan kami koordinasi," tutur Ketua DPP PAN Patrialis Akbar saat ditemui wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakrta, Kamis (28/5/2009).
Patrialis kemudian menjelaskan bahwa partainya sudah menyerahkan laporan dana kampanye sesuai dengan peraturan KPU.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun demikian Akbar mengungkapkan niat baiknya untuk tidak memperpanjang masalah ini lebih jauh. Apabila ternyata tuduhan ICW tersebut salah, PAN tetap akan menghargainya.
ICW sebelumnya melaporkan 6 parpol ke Bawaslu. Pemantauan ICW menemukan indikasi manipulasi laporan dana kampanye dari konfirmasi jumlah total sumbangan dan belanja yang dilaporkan parpol kepada auditor dibandingkan dengan data rekapitulasi pembelanjaan aktual kampanye di media massa cetak dan televisi.
Keenam parpol itu adalah Golkar selisihnya Rp 134,38 miliar, PDIP Rp 95,63 miliar, PAN Rp 53,231 miliar, PKS Rp 38,388 miliar, PPP Rp 36,68 miliar dan Hanura Rp 25,59 miliar.
(van/nrl)










































