Acara yang tidak biasa itu terjadi dalam 'Megawati Mendengar Wartawan' yang digelar di kediaman Mega, Jl Teuku Umar, Menteng Jakarta Pusat, Kamis (28/5/2009). Acara berlangsung 30 menit.
Acara ini memang tergolong istimewa. Biasanya wartawan cukup berada di halaman rumah Mega untuk menunggu apabila ada pengumuman atau jumpa pers. Namun kali ini, wartawan dipersilakan masuk ke ruang tamu dan berbincang akrab dengan orang nomor 1 di PDIP itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya hampir 3 bulan di sini seperti anak asuh Ibu, makanannya enak bu seperti makanan rumahan," sahut salah seorang wartawan memulai acara.
Mega pun mengaku sering turun langsung ke dapur untuk mengecek makanan. Ia juga seringkali memperhatikan ulah wartawan yang sering ngepos di rumahnya.
"Iya, saya juga sering tanya ke dapur umum wartawan gragas juga yah? Yang diambil lauknya dulu baru ditumpuk nasi. Jangan dipikir saya enggak merhatiin wartawan ya," canda Mega di kediamannya, jl Teuku Umar, Menteng, Jakarta, Kamis (28/5/2009).
Spontan puluhan wartawan pun terbahak. Seperti biasanya, selama hampir 3 bulan ini, aktivitas di kediaman Mega terbilang cukup sibuk. Mulai dari kampanye PDIP, agenda koalisi hingga persiapan untuk Pilpres. Untuk menjamu wartawan, Mega menyediakan makan gratis tiga kali dalam sehari.
"Memang dari dulu waktu keadaan gawat waktu masih PDI saya punya permintaan untuk dibuat dapur umum dan satu tim itu yang ikut sampai sekarang," jelasnya.
(ape/iy)











































