"Saya kira akan memanggil pemerintah tapi Fraksi Partai Golkar tidak ada niat dan tidak enak hati memanggil Presiden untuk urusan ini karena kesalahan bisa di tangan KPU dan Mendagri," tutur Priyo saat ditemui wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (28/5/2009).
Fraksi lain yang mendukung hak angket adalah partai koalisi PD pada Pilpres 2009 yaitu PAN dan PPP serta PKB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masalah ini adalah masalah yang krusial dan penting dan partai-partai berkepentingan untuk itu," tutur Priyo.
Priyo kemudian mengungkapkan ketidaknyamanan partainya sebagai parpol koalisi PD saat ini. Priyo mengaku saat ini Golkar seperti bukan koalisi PD lagi sekalipun DPR baru belum dilantik.
"Apalagi posisi kami sebagai kompetitor tidak diterima dalam koalisi Partai Demokrat," keluh Priyo.
Priyo kemudian memaparkan garis besar yang akan dilakukan DPR sebagai realisasi pengesahan angket DPT.
"Kalau kami membaca beberapa temuan daerah termasuk beberapa data teman-teman PDIP kami terperanjat," kata Priyo.
"Kita mencari titik kekisruhan itu terjadi yang menyebabkan puluhan juta masyarakat kita tidak menggunakan hak pilihnya," tegasnya.
(van/nrl)











































