"Harus ada perimbangan. Kita ini kan hidup di dunia, ada ekonomi nasional ada ekonomi internasional. Ini harus ada perimbangan. Kita harus melibatkan dunia luar untuk kepentingan dan kesejahteraan kita. Kita kan tidak bisa membuka pinti sepenunya dan menutup pintu sepenuhnya. Kita harus mencari titik paling optimal," kata Cheli saat ditemui di Kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (26/5/2009).
Menurut adik kandung Andi Mallarangeng yang terkenal sebagai pendukung pasar bebas ini, apa yang dilakukan SBY bukan termasuk neoliberalisme.
"Jauh dari itu (neoliberalisme). Ini adalah ekonomi yg ingin
meningkatkan kesejahteraan Indonesia," ungkap penulis buku 'Mendobrak Sentralisme Ekonomi' ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebenarnya kesejahteraan itu meningkat karena sekolahnya lebih banyak, listrik lebih baik, jalannya lebih banyak, hukumnya lebih baik, pemberantasan korupsinya lebih baik. Itulah yg menentukan kesejahteraan rakyat, bukan dengan istilah-istilah itu," papar jubir pasangan SBY-Boediono ini dengan berapi-api.
(sho/anw)











































