"Di Jakarta kemarin (Pileg 2009) kita dapat sekitar 50 ribu suara. Katakanlah pecah ke tiga capres, 40 persennya ke Mega Prabowo," ujar Wakil Ketua DPW PBB DKI Jakarta Zaghlul Wahab saat berbincang dengan detikcom.
Β
Hal itu disampaikannya usai jumpa pers deklarasi Tim Kampanye Mega Prabowo di kantor DPD PDIP DKI Jakarta, Jl Tebet Raya, Jakarta Selatan, Selasa(26/5/2009)
PBB adalah salah satu partai pendukung dari delapan parpol yang hadir dalam deklarasi tersebut. Parpol lainnya adalah Partai Buruh, PNI Marhaen, Partai Merdeka, PSI, Partai Barnas, PNBKI dan PPNUI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Β
"Basis kita kecewa dengan permasalahan DPT yang belum diselesaikan oleh KPU. Penanggung jawabnya adalah presiden, presiden adalah pembina Demokrat. Wajar saja grass root mempertanyakan mengapa persoalan belum selesai kita disuruh merapat ke Demokrat," kata Zaghlul.
Alasan lainnya mengapa PBB mendukung pasangan capres cawapres yang dideklarasikan pada 24 Mei lalu di TPA Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat, tersebut adalah kesamaan visi misi dalam mengusung sistem ekonomi yang digunakan.
"Kita di PBB menggunakan ekonomi syariah, ada kesamaan secara substansi dengan ekonomi kerakyatan yang diusung Mega Prabowo," imbuhnya.
Zaghlul mengaku tidak takut dipecat jika dirinya mendukung pasangan lain di luar keputusan DPP dengan alasan ada dasar hukum yang sesuai dengan fatwaΒ Majelis Syuro PBB.
"Dari fatwa Majelis Syuro di tingkat DPP disetujui mendukung SBY, namun jika fungsionaris atau di tingkat bawah ada yang memilih calon lain itu diperbolehkan," jelasnya.Β Β Β
"Kita tidak akan dipecat, lihat saja banyak pengurus di tingkat nasional yang merapat ke calon lainnya. Kita yakin didukung oleh akar rumput," tutupnya.
(mpr/gah)











































